Bukti Imam Hambali = boleh bertabaruk dengan menyentuh / mencium kubur nabi / ulama ( Jabatan Mufti Negeri sembilan – Malaysia)

CIUM MAKAM HAMBALI

 

HUKUM BERTABARUK DENGAN MENCIUM / MENYENTUH MAKAM NABI / MIMBAR NABI MENURUT IMAM AHMAD BIN HANBAL

“Aku bertanya kepada ayahku tentang lelaki yang menyentuh mimbar Nabi saw, ia bertabaruk dengan menyentuhnya dan menciumnya, dan ia melakukan hal yang sama ke makan Nabi saw atau yang sesamanya, ia bertujuan mendekatkan diri kepada Allah swt dengan hal tersebut, beliau ( Imam Ahmad Bin Hanbal) menjawab : “Tidak mengapa”

Abdullah Bin Al-Imam Ahmad , Al-I’lal Wa Ma’rifah Al-Rijal (2/492)

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: