Rabbi yahudi = ulama wahabi : memakai ghurtah /kain penutup kepala (tapi bukan sorban/turban)

dajjal followers :

A rabbi wearing a prayer shawl Stock Photo - Royalty-Freenull, Code: 614-02764107

A rabbi wearing a prayer shawl


^Rabbi Yahudi
 Rabbi wahabi
Green Shawls wahabi”
 
Jewish GREEN Tallit Talit Talis Prayer Shawl
” Mishkat that followers of Dajjal will have green shawls ontheir heads.”
Quote:
 shalat yahudi
shalat wahabi
yahudi
wahabi
This word in the hadith is Tayalisa’h which means a Cloth [chadar] which is put over like this one below:
^Jewish Rabbi wearing Talith (prayer shawl)

Sunnah Nabi, malaikat dan sahabat : memakai sorban (warna putih – hitam – hijau – Merah – Kuning) dan keutamaanya

SORBAN ADALAH PAKAIAN ORANG ISLAM !

 

Sorban Rasulullah masih utuh

HADITS TTG SORBAN

  1. 1. dari Amr bin Umayyah ra dari ayahnya berkata : Kulihat Rasulullah saw mengusap surbannya dan kedua khuffnya (Shahih Bukhari Bab Wudhu, Al Mash alalKhuffain).
  2. 2. dari Ibnul Mughirah ra, dari ayahnya, bahwa Rasulullah saw mengusap kedua khuffnya, dan depan wajahnya, dan atas surbannya (Shahih Muslim Bab Thaharah)
  3. 3. para sahabat sujud diatas Surban dan kopyahnya dan kedua tangan mereka disembunyikan dikain lengan bajunya (menyentuh bumi namun kedua telapak tangan mereka beralaskan bajunya krn bumi sangat panas untuk disentuh). saat cuaca sangat panas. (Shahih Bukhari Bab Shalat).
  4. 4. Rasulullah saw membasuh surbannya (tanpa membukanya saat wudhu) lalu mengusap kedua khuff nya (Shahih Muslim Bab Thaharah)
  1. 5. Hadhrat Anas R.a. meriwayatkan:

“Saya melihat Sallallahu alayhi wa sallam sedang berwudhu. Dia memakai sorban Qitri…” (Abû Dawûd Hal.19)

  1. 6. Sulaiman R.a.mengatakan: ”saya melihat Para Sahabat dari kalangan Awwalun Muhajirin(mereka yang pertama kali hijrah ke Madinah) memakai sorban berbahan dari katun.” (Mussanaf Ibn Abi Shaibah Vol.8 Hal.241)
  1. 7. Abu Dawud telah menyebutkan dalam kitab sunannya, bahwa Nabi SAW telah bersabda :”Perbedaan kita dengan orang musyrik adalah memakai sorban diatas kopiah.”
  1. 8. Abu Dawud dan Imam Ahmad Bin Hanbal, bahsawanya Ibn `Umar r.a. telah berkata, Rasulullah (Sallallaahu Álayhi Wasallam) telah bersabda yang mahfumnya bahwa Barang-siapa yang meniru-niru suatu kaum (dalam penampilan), maka dia termasuk dari mereka.

9. Rasulullah (Sallallaahu Álayhi Wasallam) telah bersabda yang mahfumnya : Pakailah sorban karena itu adalah tanda dari malaikat. Juga biarkan ujung sorban bergantung di pundak. (Baihaqi)

10. Pakailah sorban, karena itu akan menambah kesabaranmu. (Mustadrak of Hâkim)

11. “Beberapa malaikat Allah akan berdiri di depan pintu mesjid dan memintakan ampun bagi mereka yang memakai SORBAN BERWARNA PUTIH.” (AlMaqaasidul Hasanah Hal.466)

12. “Memakai sorban akan membedakan seorang muslim dengan kaum musryikin.(Ibid)

“Allah Ta’âla menurunkan rahmat-Nya kepada orang yang memakai sorban pada hari Jum’at dan para malaikat akan mendo’akan mereka.” (Dailami)

  1. 13. “Semoga dengan penjelasan ini,para Fuqaha akan menerima fakta bahwa pahala shalat dengan memakai sorban adalah lebih besar daripada shalat tanpa memakai sorban”

(Fatawa Rashidia Hal.326; Fatâwa Rahimia Vol. 4 Hal.359).

  1. 14. Moulana Rashid Ahmed Gangohi telah menulis seperti berikut ini ketika menjawab satu pertanyaan tentang sorban;

“Membolehkan seorang Imam (dalam shalat) tanpa memakai sorban adalah sama sekali diizinkan tanpa suatu celaan. ………Namun kita tidak boleh mengabaikan fakta bahwa dengan memakai sorban, pahala akan meningkat.”

(Fatâwa Rashidia Hal.326)

  1. 15. Allamah Anwar Shah Kashmiri telah menulis; “dari pandangan para fuqaha (ahli fiqgih), kami menemukan bahwa adalah mustahab (sangat disukai) jika sholat dilaksanakan dengan memakai 3 macam pakaian, satu siantaranya adalah sorban.” (Faizul Bari Vol.2 Hal.8)
  1. 16. Moulana Mohammed Zakariya Khandalwi telah menulis dalam ‘Khasâil-e-Nabawi’ (Penjelasan Kitab Shamâil Tirmizi): Memakai sorban adalah Sunnat-Mustamirrah’ (terus–menerus dilakukan oleh Nabi Sallallahu alayhi wa sallam). Nabi Sallallahu alayhi wa sallam sangat menganurkan kita untuk memakai sorban. Telah diriwayatkan dalam mahfum hadits: “Pakailah sorban. Karena itu akan membuatmu sabar” (Fathul Baari) Juga telah diriwayatkan bahwa that seseorang bertanya kepada Hadhrat Ibn Umar R.a. :”apakah memakai sorban itu adalah sunnah atau bukan?” Beliau menjawab bahwa itu adalah sunnah.
  1. 17. Shaikh Muhammad Ibn Jameel Zino (Imam Muhammad Ibn Saud Islamic University) dalam bukunya (Al-Shamail Al-Muhammadiyyah , hal. 106):

Ayat Al Qur’an , “ Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang MEMAKAI TANDA. (S. Al Imran : 125)

Ibn ‘Abbas r.hum , Ulama terbesar di awal Islam, berkata: ”Tanda itu maksudnya adalah MEREKA MEMAKAI SORBAN.”
(Note : Betapa agungnya sorban, sampai para malaikat juga memakainya)

  1. 18. Topi/kopiah/songkok adalah merupakan ciri suatu bangsa dan banyak kaum muslim yang meniru-niru mereka dengan memakai topi mereka. kenyataannya, menutup kepala dengan sorban, adalah lebih baik bagi mereka, untuk membedakan dari orang-orang kafir (Al-Shamail Al-Muhammadiyyah, Hal.106)

ULAMA MEMAKAI SORBAN

Dalam kitab tentang biografi pendiri mazhab Hanafi, Imam Abu Hanifah (terkenal karena pemikirannya yang intelek ), Imam al-Suyuti and al-Haytami meriwayatkan bahwa beliau (Imam Hanafi) memiliki tujuh buah sorban, mungkin beliau memakai satu sorban untuk satu hari dalam seminggu.

Imam Syafi’I selalu memakai sorban yang besar, seolah-olah beliau adalah orang Arab di tengah padang pasir.” Seperti juga dengan muridnya, Pendiri mazhab Hambali, Ahmad ibn Hanbal selalu memakai sorban dengan melilitkan sebagian ekornya dibawah dagu. Banyak kaum muslimin di Afrika Utara dan di Sudan meniru cara beliau dalam memakai sorban

Telah disebutkan juga bahwa Imam Bukhari Rahmatullah alayhi ketika mempersiapkan perjalanannya ke Samarqand, beliau memakai sorban dan memakai kaos kaki dari kulit. (Muqadama Fathul Bari Hal.493)
Juga telah diriwayatkan bahwa Imâm Muslim Rahmatullah alayhi suatu ketika pernah meletakkan cadarnya (selendangnya) pada sorbannya didepan gurunya lalu meninggalkan ruangan kelas. (Muqadama Fathul Bari Hal.491)

Ini membuktikan bahwa Imam Muslim Rahmatullah alayhi ketika mempelajari hadits selalu dalam keadaan memakai sorban.

Ibn Hajar Al-Asqalani (Rahimahullah) telah menyebutkan di dalam kitab Fathul Baari hal. 491 dan 493, bahwasanya Imam Bukhari dan Imam Muslim keduanya selalu memakai sorban.

Catatan : Walaupun mereka bukan orang Arab tapi mengamalkan hal ini (memakai sorban) untuk mengikuti Rasulullah (Sallallaahu Álayhi Wasallam) .

Ibn Al-Jawzi dan Ibn Al-Qayyim (dalam kitab Rawdat al-muhibbin hal. 225.) mengatakan bahwaHasan al-Basri (Rahimahullah) selalu memakai sorban hitam

Seorang ulama mengutip dari biografi Imam nawawi, bahwasanya Imam Nawawi seumur hidupnya hanya memakai baju panjang dan sebuah sorban.

SAHABAT MEMAKAI SORBAN

Abu Umar R.a.meriwayatkan bahwa ia pernah melihat Hadhrat Ibn Umar R.a. membeli sebuah sorban yang memiliki hiasan padanya Ia meminta sebuah gunting lalu memotong hiasan itu. (Ibn Majah Hal.26)

Nafi’ Rahmatullah alayhi mengatakan: ”Saya melihat Ibn Umar R.a. memakai sorban yang mana ekornya bergantung di antara kedua punggungnya.”( Ibn Majah Vol.8 Hal.2)

SORBAN HITAM

Hadhrat Huraith R.a.meriwayatkan that Nabi Sallallahu alayhi wa sallam menjumpai manusia sedang beliau memakai sorban hitam

Hadhrat Jaabir R.a.meriwayatkan bahwa pada saat Fathul Makkah (Penaklukan kota Makkah) , Nabi Sallallahu alayhi wa sallam memasuki kota Makkah Mukarramah dengan memakai sorban hitam. (Sahih Muslim Vol.1 Pg439)

Ibn Abbas (Radhiallaahu Án) meriwayatkan bahwa Rasulullah (Sallallaahu Álayhi Wasallam) menemui para sahabat sedang beliau memakai sorban hitam.

Hadhrat Ibn Abbas R.a.meriwayatkan selama Nabi Sallallahu alayhi wa sallam sakit yang menjadi asbab wafatnya, Nabi Sallallahu alayhi wa sallam menjumpai Para Sahabat Radhiallahu anhum dengan menggunakan sorban hitam. (Sahih Bukhari Vol.1 Hal. 536)

Hazrat Jaabir (Radiallahu Anhu) meriwayatkan bahwa pada saat Fathul Makkah, Nabi (SallallahuAlaihi Wasallam) memasuki kota Makkah Mukarramah dengan memakai sorban berwarna hitam.

(Shamaail Tirmizi Hal. 8; Ibn Majah Hal.256)

Dalam riwayat lain : “Saya melihat Nabi Sallallahu alayhi wa sallam memakai sorban hitam.”

Amr bin Huroits -radhiyallahu ‘anhu- berkata, أَ

“Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah berkhutbah, sedang beliau memakai surban hitam”. [HR. Muslim (1359), Abu Dawud (4077), Ibnu Majah (1104 & 3584)]
Al-Hasan Al-Bashriy -rahimahullah- berkata dalam menceritakan kebiasaan sahabat dalam memakai songkok dan imamah,

“Dahulu kaum itu (para sahabat) bersujud pada surban, dan songkok (peci), sedang kedua tangannya pada lengan bajunya”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Kitab Ash-Sholah: Bab As-Sujud ala Ats-Tsaub fi Syiddah Al-Harr (1/150) , Abdur Razzaq dalam Al-Mushonnaf (1566)]
Abdullah bin Sa’id-rahimahullah- berkata,

SORBAN HIJAU

Sulaiman bin Abi Abdullah mengatakan, bahwa beliau melihat Sahabat dari kalangan kaum Muhajirin, mereka memakai sorban berwarna hitam, putih, merah, hijau dan kuning. (Musannaf-e-ibn Abi Shaiba, Vol 8, Hal. 241)

حدّثنا أبو بكر قال حدثنا سليمٰن بن حرب قال: حدثنا جرير بن حازم عن يعلى بن حكيم عن سليمٰن بن أبي عبدالله قال: أدركت المهاجرين الأولين يعتمون بعمائم كرابيس سود وبيض وحمر وخضر

Sulaiman bin Abi Abdullah (ra) berkata bahwa pada saat ia berjumpa “Muhajirina awwalun” (Para Sahabat dari kalangan Muhajirin yang paling awal berhijrah) mereka memakai sorban tebal, ada yang berwarna hitam, putih, merah and HIJAU” [Musannaf Ibn Abi Shaybah (6/48)]
FATWA ULAMA TENTANG SORBAN HIJAU

“Bagaimanapun, beberapa Sahabat [radhiallaahu anhum] memakai sorban hijau.” (Musannaf ibn Abi Shaybah).

Green Garments

Shaykh Nazim Al-Haqqani
Aĥmed ibn Yūnus reports from Ubaydullāh – that is ibn Iyād – from Iyād from abū Rimthah: ‘I went with my father to RasūlAllāh šallAllāhu álayhi wa sallam and i saw that he had on him, two green cloaks”. [fa ra’aytu álayhi burdayni akhĎarayn / Abū Dāwūd:4605]
Imām an-Nasāyī reports a ĥadīth under the title: ‘adornment for the preacher on the two ýīds’Muĥammad ibn Bash’shār said: Abdu’r Raĥmān reports: narrated úbaydullāh ibn Iyād from his father who reports fromAbū Rimthah: ‘I saw Nabiyy šallAllāhu álayhi wa sallam giving a sermon, and he was wearing two green cloaks. [wa álayhi burdāni akhĎarān / nasāyī: 1568]

Shaykh Muhammad al Yaqoubi
Imām an-Nasāyī repeated this ĥadīth under a separate title:‘concerning reports on wearing green clothes’.
Abu Rimthah at-Taymiyy reports: RasūlAllāh šallAllāhu álayhi wa sallam, came out [to us] and he was wearing two green robes.[wa álayhi thawbān akhĎarān / nasāyī: 5329]The same ĥadīth reported by Abū Rimthah, is found in Mishkāh from Tirmidhī

[álayhi burdān akhĎarān / mishkātu’l mašābīĥ:4359]

Muĥammad ibn kathīr reports that he was told by sufyān from ibn jurayj from ibn yaálā from yaálā said he:
RasûlAllâh SallAllâhu `alayhi wa sallam did the Ťawāf of kaábahwearing a green cloak passing under his right arm.
[Ťāfa’n Nabiyyu šallAllāhu álayhi wa sallam muĎŤabián bi burdin akhĎar / abū dāwūd: 1883.]
Abu Ramthah said: “I saw the Messenger of Allaah (peace and blessings of Allaah be upon him) wearing two green garments.” (Reported by al-Tirmidhi, who said, this is a ghareeb hasan hadeeth, and by al-Nisaa’i, 5224).


Shaykh GF Haddad


The Holy prophetPBUH) is reported to have said: “Hold on to the turban as it is a sign of the angels. Also let the loose end hang from the back.” (Baihaqi)

“Adopt the turban as it will increase your forbearance.” (Mustadrak of Hâkim)
Shaykh Pir Syed Naseer-ud-Din Naseer (RA)

“Some of Allah Ta’âla’s angels stand at the door of the Musjid and seek repentance on behalf of those wearing white turbans.” (Al Maqaasidul Hasanah pg.466)

“The turban distinguishes the Muslims from the Mushriks (polytheists). (Ibid)

“Allah Ta’âla causes his mercy to descend on the people wearing turbans on the day of Jummah and his Angels make du’â for such people.” (Dailami)

Sayyidina Abu Rimthah (RA) reported that he observed Allah’s Messenger (صلى الله عليه و آله وسلم in a pair of green garments[Dawud Book 9 Hadith 1678 ]
Sheikh Abul Haq Muhadith Dehalvi writes that
The Holy Prophet (صلى الله عليه و آله وسلم) also used Green Ammama Sharif”
[in his book in his book Zia’ul-Qaloub fi Libass-e-Mahboub]
Shaykh Hisham Kabbani
The mere fact that the wearing of the turban is proven to be Sunnat is in itself a sufficient and complete appraisal of its virtue and should provide the necessary impetus towards its adoption.
——————

One Response

  1. mantaf bos…..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: