Pernyataan Imam Syefei yang disalah artikan wahaby

Pertanyaan : pernyataan imam syafi’i2008/10/15 07:06

Assalamu’alaikum Habib…saya mohon pencerahan dari habib….
tentang pernyataan imam syafi’i berikut ini sering digunakan oleh mereka salafy/wahaby untuk tidak menggunakan pendapatnya imam syafi’i….
berikut cuplikannya:

Inilah pendapat imam Syafii.
berkata imam Syafii ” setiap hadis yang diriwayatkan dari nabi maka itulah pendapatku, meskipun kamu tidak mendengar hadis itu dariku.”
jadi jika sudah datang hadis yang shohih maka jangan perdulikan apa kata imam syafii karena pasti beliau berpendapat dengan hadis itu.
” jika shohih suatu hadis maka hadis itu pendapatku” kata assyafii

___________________

Jawaban al ustaz habib Muzir al musawa:

Re:pernyataan imam syafi’i2008/10/17 01:09 Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda dg kesejahteraan,

saudaraku yg kumuliakan,
itulah menunjukkan bahwa tak usah ragu dengan fatwa Imam SYafii, karena kesemuanya berlandaskan dg pendapat shahih, mengenai jika mereka para wahaby masa kini menemukan hadits shahih yg bertentangan dg fatwa syafii, maka tentunya tak bisa dijadikan dalil untuk menjatuhkan fatwa Imam Syafii, karena mereka para wahaby dimasa kini itu tak memiliki ilmu hadits, dangkal sekali pemahaman mereka akan syariah dan hadits, seorang ahli hadits mestilah telah mencapai derajat AL Hafidh, yaitu hafal 100 ribu hadits berikut sanad dan hukum matannya, diatas derajat ini adalagi Alhujjah, yaitu yg tekah hafal 300 ribu hadits berikut sanad dan hukum matannya, diatas itu barulah mencapai derajat AL Imam, sebagaimana para Imam Madzhab..

sebagaimana Imam Syafii., setelah beliau sudah ada puluhan Imam dan ratusan Alhafidh yg mengikuti madzhab beliau, tentunya mereka akan mengoreksi fatwa Imam Syafii jika terdapat yg lebih shahih, namun ternyata bahkan murid beliau sendiri yaitu Imam Ahmad bin Hanbal (imam hambali) yg hafal 1 juta hadits berikut sanad dan hukum matannya (Rujuk tadzkiratul huffadh dan Siyar a’lamunnubala), beliau mengatakan tak pernah kulihat orang yg selalu ingin berfatwa dg hadits shahih melebihi imam syafii.

Imam Hambali adalah murid Imam SYafii, dan Imam SYafii adalah murid Imam Malik, dan Imam Malik hidup sezaman dengan Imam Hanafi, dan mereka berdua belajar dengan tabiin, dan Tabiin belajar pada sahabat Rasul saw.

sanad guru guru para Imam berasal dari satu rumpun, berbeda dengan wahabi yg tak tahu darimana asalnya.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=5&func=view&id=18876&catid=8&lang=id

Ketawadhuan imam para mujtahid dan imam para muhadits (imam 4 madzab) memang luar biasa,….ini adalah anugrah yang allah berikan kepada mereka….

Setinggi ilmu apapun yang dimiliki mereka…..mereka tetap tawadhu……

semoga kita senantiasa bisa mengikuti fatwa-fatwa mereka dengan sempurna……

%d bloggers like this: